MANFAAT E-LEARNING BERBASIS WEB DAN BEBERAPA CONTOH PENERAPAN ELEARNING
1. Manfaat E-learning
Manfaat E-learning adalah:
- Fleksibel. E-learning memberi fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses perjalanan.
- Belajar Mandiri. E-learning memberi kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar.
- Efisiensi Biaya. E-learning memberi efisiensi biaya bagi administrasi penyelenggara, efisiensi penyediaan sarana dan fasilitas fisik untuk belajar dan efisiensi biaya bagi pembelajar adalah biaya transportasi dan akomodasi.
Manfaat E-learning menurut Pranoto, dkk (2009:309) adalah:
- Penggunaan E-learning untuk menunjang pelaksanaan proses belajar dapat meningkatkan daya serap mahasiswa atas materi yang diajarkan.
- Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
- Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
- Meningkatkan kemampuan belajar mandiri mahasiswa.
- Meningkatkan kualitas materi pendidik dan pelatihan.
- Meningkatkan kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi, dimana dengan perangkat biasa sulit dilakukan.
2. Manfaat E Learning Dalam Pembelajaran
a. Pembelajaran lebih realistis dan kontekstual
Manfaat yang bisa dirasakan dengan dengan pembelajaran menggunakan media E-learning adalah pembelajaran menjadi lebih realistis dan kontekstual. misalnya saja dalam penggunaan media proyektor dan LCD dalam pembelajaran, dengan menggunakan proyektor, apalagi yang telah disambung dengan komputer, guru bisa memutar video sebagai bentuk belajar yang lebih realistis dan kontekstual. Dengan menggunakan video sebagai media pembelajaran siswa bisa lebih memahami konsep yang dijelaskan oleh gurunya karena siswa bisa menyaksikan secara langsung melalui tayangan video.
Beda halnya dengan metode pembelajaran konvensional yang sebagian besar hanya didominasi oleh konsep abstrak sehingga bisa saja membuat pemahaman materi pelajaran kurang maksimal. Akan tetapi beberapa materi pembelajaran sebenarnya juga ada yang cocok menggunakan metode konvensional dan sebagian lagi lebih cocok menggunakan pembelajaran dengan penerapan E-learning.
Jadi semua tergantung dari kebutuhan, dan menggunakan metode konvensional dan E-learning sangat tergantung dari kapasitas seorang guru dalam mendidik, jadi bisa disimpulkan bahwa kualitas guru menjadi faktor utama suksesnya suatu pembelajaran.
b. Penggunaan media E-Learning sangat efisien dan praktis
Manfaat selanjutnya yang bisa dirasakan dengan menggunakan E-Learning dalam pembelajaran adalah lebih efisien dan praktis. Jika biasanya guru harus membuat media pembelajaran dengan cara manual dan kemungkinan besar media pembelajaran yang dibuat tidak akan bertahan lama.
Maka lain halnya jika dengan menggunakan media elektronik, selain media pembelajaran akan lebih tahan dan awet karena disimpan dalam bentuk file, selain itu untuk menggunakan E-learning lebih mudah dan praktis. Hanya perlu menyalakan laptop atau komputer dan disambungkan dengan proyektor, siswa langsung bisa diperlihatkan materi-materi pelajaran yang akan dipelajari.
c. Penggunaan E-Learning bisa menghemat biaya
Selanjutnya manfaat dari E-Learning dalam pembelajaran adalah bisa lebih menghemat biaya operasional dalam proses pembelajaran. Dengan media E-Learning guru tidak perlu lagi susah payah membuat media pembelajaran, karena beberapa media telah tersedia dalam berbagai bentuk digital dan banyak tersedia di internet.
Jadi guru hanya perlu Googling di internet untuk mencari media pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan diajarkan. Kebayang bukan jika setiap kali akan mengajar guru harus membuat media pembelajaran, hal tersebut pastinya akan sedikit menguras biaya dan waktu.
d. E-Learning sebagai sumber belajar
Jika dulu sumber belajar adalah buku, majalah dan melalui kegiatan pembelajaran langsung di alam namun saat ini dengan keberadaan media elektronik telah merubah gaya belajar siswa yang dulunya bersifat konvensional menuju kearah yang lebih efektif dan praktis.
Media elektronik (E-learning) memiliki berbagai kelebihan dibandingkan sumber belajar seperti buku, majalah dll yakni melalui media elektronik siswa bisa mengakses internet umtuk mencari materi pelajaran dari berbagai sumber sehingga pengetahuan siswa akan lebih kaya. Selain itu kemudahan dalam menemukan materi pelajaran melalui internet menjadi nilai plus tersendiri.
e. Berfungsi sebagai media pembelajaran
Manfaat media pembelajaran elektronik (E-learning) bagi dunia pendidikan selanjutnya ialah dengan keberadaan media pembelajaran elektronik pembelajaran akan lebih bervariasi. Jika selama ini guru hanya bisa memaparkan teori atau gambar tentang materi pelajaran tertentu.
Namun dengan adanya media pembelajaran elektronik materi pelajaran yang dulunya hanya dijelaskan dengan metode ceramah bisa disaksikan langsung dengan keberadaan internet melalui tayangan video misalnya melalui YouTube sehingga pembelajaran tidak terkesan sebatas konsep semata namun bisa membuat pembelajaran menjadi konkret sehingga pengalaman belajar siswa menjadi lebih berkesan.
f. Membuat siswa lebih pekah dengan kemajuan teknologi
Media pembelajaran elektronik (E-learning) adalah bukti kemajuan luar biasa dari peradaban manusia. Manfaat E-Learning bagi dunia pendidikan ialah melalui media pembelajaran elektronik (E-Learning) siswa akan menjadi lebih pekah terhadap teknologi sehingga mereka tidak gaptek (gagap teknologi).
Namun jika tidak digunakan dengan bijak dan kurang mendapatkan bimbingan dari orang guru maupun orang tua justru akan memberikan efek negatif bagi siswa. Sehingga siswa maupun guru sebaiknya lebih bijak dalam menggunakan media pembelajaran elektronik
g. Kelas online
Jika dulu untuk bisa mengikuti pembelajaran harus berada dalam kelas dan melakukan tatap mata langsung dengan guru maka dengan keberadaan media pembelajaran elektronik (E-Learning) khususnya komputer yang bisa digunakan untuk mengakses internet gaya belajar mengalami sedikit inovasi.
Dengan adanya internet siswa tidak harus untuk hadir dalam kelas untuk mengikuti pembelajaran melainkan bisa mengikuti pembelajaran melalui bantuan internet yakni melalui kelas online. Jadi kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang layak semakin mudah dan efesien.
h. Memudahkan pelaksanaan ujian nasional
Manfaat E-Learning Dalam Pembelajaran selanjutnya adalah dengan hadirnya pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer yang selain menghemat biaya pelaksanaan ujian nasional juga meminimalisir kecurangan dalam ujian.
Ujian nasional berbasis komputer juga membuat proses pemeriksaan hasil ujian nasional yang selama ini membutuhkan waktu yang cukup lama menjadi lebih singkat dengan hasil yang akurat.
i. Pembelajaran menjadi lebih meyenangkan.
Manfaat lain dari E-Learning Dalam Pembelajaran adalah bisa membuat suasana pembelajaran lebih meyenangkan, hal tersebut tak lepas dari banyaknya media pembelajaran yang bisa digunakan untuk membuat pelajaran menjadi lebih seru dan menyanangkan. misalnya saja pemutaran video-video bertema pendidikan.
Pembelajaran yang serius juga bisa diselingi dengan kegiatan menonton film, khusunya film yang memiliki banyak pesan-pesan positif bagi siswa, Dengan menonton film siswa tidak hanya disuguhi dengan materi yang berisfat audio maupun visual namun gabungan antara audio visual.
Adapun Manfaat e-learning dengan penggunaan internet, khususnya dalam pembelajaran jarak jauh, antara lain:
- Pengajar dan pembelajar/siswa dapat berkomunikasi secara mudah dan cepat melalui fasilitas internet tanpa di batasi oleh jarak, tempat, dan waktu. Secara reguler atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu bisa dilakukan.
- Pengajar dan pembelajar/siswa dapat menggunakan materi pembelajaran yang ruang lingkupnya sudah sistematis terjadwal melalui internet, sehingga bagi pengajar bisa menilai seberapa jauh materi pembelajaran tersebut disajikan, dan bagi pembelajar/siswa dapat menilai seberapa jauh materi pembelajaran tersebut dapat dipelajari dan dikuasainya.
- Materi pembelajaran dapat disimpan pada komputer pembelajar/siswa dengan adanya situs download, sehingga pembelajar dapat mengulang atau mempelajari kembali materi pembelajaran yang telah dipelajarinya setiap saat dan dimana saja sesuai dengan keperluannya. Pembelajar dapat menilai materi pembelajaran mana yang telah dikuasainya dan terus dilanjutkan, atau materi pembelajaran mana yang belum dikuasainya sehingga perlu dipelajari ulang (direview) sampai dikuasainya atau dikonsultasikan kepada pengajar atau tutor secara online/posting komentar.
- Internet dapat dijadikan media untuk melakukan diskusi antara pengajar dengan pembelajar, baik untuk seorang pembelajar/siswa, atau dalam jumlah pembelajar terbatas, bahkan massal. Dengan diskusi ini akan bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan yang lebih luas, serta kemampuan dalam berdiskusi, mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, atau mengajukan dan mempertahankan pendapat sendiri.
- Relatif lebih efsien dari segi tempat, waktu, dan biaya. Pembelajaran dapat diakses di mana saja, termasuk bagi pembelajar yang tinggal di daerah terpencil atau pedalaman yang jauh dari lembaga pendidikan, perguruan tinggi atau atau sekolah. Berkaitan dengan ruang atau tempat/fasilitas e-learning tidak membutuhkan ruangan atau tempat yang luas sebagaimana ruang kelas konvensional, namun bisa di mana saja. Teknologi ini telah memperpendek jarak antara pengajar dan pembelajar.
- Dari segi biaya, penyediaan layanan internet lebih kecil biayanya dibanding harus membangun ruangan atau kelas pada lembaga pendidikan sekaligus memeliharanya, serta menggaji para pegawainya.
- Kerja sama dalam komunitas online yang memudahkan dalam transfer informasi dan melakukan suatu komunikasi, sehingga tidak akan kekurangan sumber atau materi pembelajaran.
- Membuat pusat perhatian dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan dukungan teknologi internet membuat pusat perhatian dalam pembelajaran pada pembelajar, sebagai ciri pokok dari e-learning. Dalam pembelajaran pembelajar tidak bergantung sepenuhnya kepada pengajar, namun belajar mandiri untuk menggali (mengeksplorasi) ilmu pengetahuan melalui internet atau media teknologi informasi dan komunikasi lainnya.
3. Penerapan atau aplikasi e-learning dalam pembelajaran jarak jauh online
Penerapan e-learning diantaranya untuk pembelajaran online, terutama di perguruan tinggi. Bahkan dalam satu perguruan tinggi, ada beberapa situs e-learning di masing-masing fakultas. Apalagi membuat situs pembelajaran online pada masa sekarang ini sangatlah mudah dengan memanfaatkan modul Content Management Service (CMS) yang sangat mudah untuk diinstalasi dan dikelola seperti moodle. E-learning memberikan kemudahan untuk para pembelajar dalam memperoleh sumber referensi informasi yang bermutu langsung dari sumbernya seperti pengajar, para ahli/pakar, atau nara sumber lainnya. Selain itu, memberikan kesempatan juga kepada para pembelajar untuk lebih peka dan kritis karena isi materi pembelajaran yang disajikan oleh pengajar bisa dikomentari atau dikritisi langsung.
Bahkan pembelajar pun bisa memberikan apresiasi
atau persepsinya dengan membuat tulisan khusus berkaitan dengan materi
pembelajaran tersebut. Dengan demikian, e-learning mampu mengembangkan cara
belajar mandiri sehingga dapat membentuk sikap kemandirian dan daya kritis dari
pembelajar. Para pembelajar dituntut untuk mencari referensi lain, selain
materi pembelajaran yang dipelajarinya, secara mandiri dengan mengakses
internet, sehingga memperoleh banyak informasi dan ilmu pengetahuan penting dan
bermanfaat dalam waktu yang singkat, kapan saja dan di mana saja. Namun perlu
pula diperhatikan dalam memperoleh informasi itu hendaknya tidak melakukan
plagiat atau penjiplakan tidak bertanggung jawab karena hal ini akan mengurangi
daya kreatiftas pembelajar.
a.
Penerapan atau Aplikasi E-Learning Berbasis MOODLE
Salah satu aplikasi e-learning yang berbasis open
source adalah Moodle. Moodle adalah paket software yang diproduksi untuk
kegiatan belajar berbasis internet dan website. Moodle pertama kali
dikembangkan oleh Martin Dogiamas yang mempertahankan moodle sebagai paket
software e-learning yang free (gratis) dan open source (terbuka source
programnya).
Moodle terus mengembangkan rancangan sistem dan
desain user interface setiap minggunya (up to date). Oleh karena itu Moodle
tersedia dan dapat digunakan secara bebas sebagai produk open source. Sistem
e-learning berbasis open source (moodle) yang digunakan diharapkan dapat
meningkatkan efsiensi dan efektivitas kinerja pengajar dan pemahaman pembelajar
terhadap materi pembelajaran. Istilah moodle singkatan dari Modular Object
Oriented Dynamic Learning Enviroment yang berarti tempat belajar dinamis dengan
menggunakan model berorientasi objek atau merupakan paket lingkungan pendidikan
berbasis web yang dinamis dan dikembangkan dengan konsep berorientasi objek.
Kelebihan moodle, antara lain:
1. Penggunaannya
tepat untuk kelas online.
2. Hasil
belajarnya relatif sama baiknya dengan belajar secara langsung tatap muka
dengan pengajar.
3. Pengajar
mempunyai hak istimewa, yaitu dapat mengubah (memodifkasi) materi pembelajaran.
Pengajar dapat mengatur pelajaran, termasuk melarang pengajar yang lain
memberikan pelajaran. Selain itu, dapat memilih bentuk atau metode pembelajaran
seperti berdasarkan mingguan, berdasarkan topik atau bentuk diskusi.
4. Teknologi
yang digunakan bersifat sederhana, sehingga mudah, relatif murah, dan efsien
5. Programnya
mudah diinstall.
6. Programnya
cukup satu database yang diperlukannya.
7. Pelajaran
dilengkapi dengan tampilan penjelasan. Selain itu, pelajaran dapat dipilah
menjadi beberapa kategori dan dapat mendukung banyak pelajaran.
8. Keamanan
yang terjamin dengan baik.
9. Disediakan
paket untuk berbagai bahasa, sehingga memudahkan setiap pengguna untuk memilih
bahasa yang digunakan, bisa Bahasa Indonesia, Inggris, Cina, Perancis, dan
sebagainya.
b.
Penerapan atau Aplikasi E-Learning Berbasis Edmodo
Sebelumnya kita semua pasti tahu akan yang namanya
Facebook. Facebook adalah situs jejaring sosial yang dibuat oleh Marck
Zuckerberg yang sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Bahkan
Presiden, artis, anak kecil, muda, orang tua pun menggunakan facebook. Kini
hadir situs jejaring sosial bagi guru dan murid yang dapat membantu guru dan
murid dalam pendidikan bernama Edmodo.
Bicara sejarah mengenai Edmodo, Edmodo didirikan
oleh Nicolas Borg dan Jeff O’Hara, dua orang yang bekerja di sekolah terpisah
di daerah Chicago. Edmodo sendiri adalah media social network microblogging
yang aman bagi siswa dan guru. Pada situs ini orangtua pun dapat bergabung
serta berkomunikasi dengan guru dan orangtua siswa lain, selain tentu saja
dengan putra atau putri mereka sendiri. Sekarang Edmodo sudah berkembang pesat
dan sudah memiliki kurang lebih 7 juta akun yang terdiri dari guru dan murid.
Edmodo adalah situs microblogging yang dapat digunakan di dalam kelas maupun rumah.
Edmodo juga dapat membantu guru yang tidak bisa mengajar di kelas dengan
memberikan materi pembelajaran secara online. Dalam Edmodo, Guru bisa
memberikan tugas yang bisa ditentukan waktu pengumpulannya serta meng-upload
materi belajar. Murid juga bisa berbagi pemikiran atau ide lewat posting-nya di
Edmodo atau jika disamakan dengan facebook, bisa dikatakan Update Status. Lebih
tepatnya lagi, edmodo adalah “Facebook Guru dan Murid” karena fitur yang
ditawarkan hampir sama dengan facebook.
Fitur yang ditawarkan adalah :
1. Bisa
meng-edit Profile Picture dan Nama.
2. Tampilan
yang sama seperti facebook.
3. Assignment
yang dapat diposting guru sebagai PR (pekerjaan rumah) / tugas.
4. Pengaturan
jadwal event-event penting.
5. Satu
anak bisa menjadi murid banyak guru.
6. Edmodo
bisa diakses melalui handphone.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar